Prakiraan Cuaca Palembang Hari Ini
Prakiraan cuaca Palembang pada Minggu 11 Januari 2026 menunjukkan kondisi basah sepanjang hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan di sertai petir berpotensi mengguyur ibu kota Sumatera Selatan ini.
Kondisi cuaca seperti ini sudah di prediksi sejak awal bulan. BMKG mencatat Palembang masuk dalam daftar kota yang berpotensi mengalami hujan petir pada periode Januari 2026.
Selain itu, prakirawan cuaca BMKG Masayu menyampaikan bahwa wilayah Indonesia bagian barat perlu mewaspadai potensi hujan petir. Palembang menjadi salah satu kota yang masuk dalam daftar tersebut bersama Bandar Lampung, Semarang, Surabaya, dan Samarinda.
Dengan demikian, warga Palembang sebaiknya mempersiapkan payung atau jas hujan sebelum beraktivitas di luar ruangan hari ini.
Puncak Musim Hujan Sumatera Selatan
Puncak musim hujan di Sumatera Selatan sedang berlangsung pada periode ini. BMKG memprakirakan puncak musim hujan di wilayah Sumsel terjadi pada Desember 2025 hingga Januari 2026.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan, Wandayantolis, mengungkapkan bahwa curah hujan meningkat signifikan pada periode tersebut. Kondisi ini merata terjadi di seluruh wilayah Sumatera Selatan tanpa terkecuali.
Selain itu, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani juga menegaskan hal serupa. Sumatera bagian selatan, termasuk Sumsel, mengalami puncak musim hujan bersamaan dengan Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
Oleh karena itu, masyarakat Palembang dan sekitarnya harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Prediksi Curah Hujan Palembang Januari 2026
Curah hujan di Palembang pada Januari 2026 di prediksi masuk kategori tinggi. Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan memperkirakan curah hujan mencapai 301-400 mm sepanjang bulan ini.
Wilayah yang mengalami curah hujan tinggi meliputi seluruh kecamatan di Palembang, Prabumulih, dan Ogan Ilir. Beberapa kabupaten lain seperti OKU, OKU Timur, sebagian besar Banyuasin, dan Muara Enim juga masuk kategori serupa.
Selain itu, prediksi sifat hujan dasarian II Januari 2026 menunjukkan Palembang dalam kategori normal. Artinya, curah hujan berada pada kisaran 85% hingga 115% terhadap rata-rata 30 tahun.
Meskipun demikian, intensitas hujan yang tinggi tetap berpotensi menimbulkan genangan di beberapa titik kota Palembang.
Kondisi Cuaca Per Jam di Palembang
Kondisi cuaca Palembang hari ini di prakirakan bervariasi dari pagi hingga malam. BMKG memprediksi hujan ringan berpotensi turun sejak dini hari hingga pagi.
Memasuki siang hari, potensi hujan di sertai petir meningkat signifikan. Warga yang beraktivitas di luar ruangan pada jam tersebut harus ekstra hati-hati.
Selain itu, kondisi berawan tebal kemungkinan mendominasi menjelang malam hari. Suhu udara di Palembang di prakirakan berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius.
Kelembapan udara cukup tinggi dengan kisaran 70 hingga 95 persen. Kondisi ini membuat udara terasa lebih pengap dan lembap sepanjang hari.
Faktor Penyebab Cuaca Basah di Palembang
Beberapa faktor atmosfer berkontribusi terhadap cuaca basah di Palembang. La Nina lemah yang di sertai Indian Ocean Dipole (IOD) negatif menjadi salah satu penyebab utama.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan bahwa aliran angin dari Asia turut memengaruhi kondisi cuaca. Suhu muka laut yang relatif hangat di perairan Indonesia juga mendukung pembentukan awan hujan.
Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator masih terpantau aktif. Fenomena-fenomena ini berkontribusi pada peningkatan aktivitas konveksi dan peluang hujan.
Sirkulasi siklonik yang terbentuk di Selat Malaka juga turut memengaruhi pola cuaca di Sumatera. Sistem ini membentuk daerah konvergensi yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
Wilayah Sumsel yang Perlu Waspada
BMKG mengidentifikasi empat daerah di Sumatera Selatan yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem hari ini. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sertai petir dan angin kencang dapat terjadi di wilayah tersebut.
Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, menyampaikan bahwa 12 wilayah di Sumsel berpotensi mengalami hujan deras. Wilayah tersebut meliputi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, dan Ogan Ilir.
Selain itu, daerah lain yang perlu waspada termasuk OKU, OKU Selatan, Lahat, dan Muara Enim. Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Lubuk Linggau juga masuk dalam daftar.
Potensi hujan sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi pada siang sampai malam hari, termasuk di wilayah Palembang.
Suhu dan Kelembapan Udara
Suhu udara di Sumatera Selatan pada hari ini di prakirakan berkisar antara 16 hingga 30 derajat Celsius. Variasi suhu yang cukup lebar ini di pengaruhi oleh perbedaan ketinggian wilayah.
Wilayah dataran tinggi seperti Pagar Alam, Lahat, dan Empat Lawang berpotensi mengalami suhu lebih sejuk. Sementara itu, Palembang yang berada di dataran rendah tetap hangat meski di guyur hujan.
Selain itu, kelembapan udara di Sumsel berada pada kisaran 61 hingga 100 persen. Tingkat kelembapan yang tinggi membuat udara terasa lebih lembap dan pengap.
Kondisi ini juga dapat memengaruhi kenyamanan beraktivitas di luar ruangan sepanjang hari.
Potensi Dampak Hujan Lebat
Hujan lebat yang mengguyur Palembang dan sekitarnya berpotensi menimbulkan berbagai dampak. Banjir dan genangan air menjadi ancaman utama bagi wilayah dataran rendah.
BPBD Provinsi Sumatera Selatan telah memetakan sedikitnya 11 daerah rawan bencana saat puncak musim hujan. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyebut daerah-daerah tersebut perlu kewaspadaan ekstra.
Selain itu, tanah longsor juga mengancam wilayah perbukitan. Lereng tebing dan kawasan perkotaan yang rawan genangan harus mendapat perhatian khusus.
Masyarakat di imbau untuk waspada terhadap hujan sedang hingga lebat yang dapat menimbulkan banjir dan genangan di berbagai titik.
Imbauan BMKG untuk Warga Palembang
BMKG mengimbau masyarakat Palembang untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan petir. Warga yang beraktivitas di luar ruangan harus ekstra hati-hati.
Pengguna transportasi darat dan laut juga perlu memperhatikan kondisi cuaca. Kondisi jalan yang licin dan jarak pandang terbatas dapat membahayakan keselamatan berkendara.
Selain itu, masyarakat di minta memantau informasi cuaca terbaru secara berkala. Akses informasi resmi BMKG melalui website, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial @infocuacasumsel sangat di anjurkan.
Kondisi cuaca yang berubah cepat memerlukan kesiapsiagaan dari semua pihak.
Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan
Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk mempersiapkan berbagai langkah antisipasi. Sistem drainase perkotaan harus berfungsi optimal agar genangan dapat di minimalkan.
BMKG menekankan pentingnya identifikasi dan penguatan area rawan longsor. Dinas terkait harus berkoordinasi dengan baik untuk memastikan kesiapan menghadapi kondisi darurat.
Selain itu, warga yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan banjir harus meningkatkan kewaspadaan. Persiapkan jalur evakuasi dan kenali tempat aman untuk berlindung.
Koordinasi antara pemerintah, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan mitigasi bencana.
Tips Aman Beraktivitas Saat Hujan
Warga Palembang dapat melakukan beberapa langkah untuk tetap aman beraktivitas hari ini. Selalu bawa payung atau jas hujan sebelum keluar rumah meskipun cuaca terlihat cerah.
Hindari berlindung di bawah pohon besar saat hujan di sertai petir. Sambaran petir sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan jiwa.
Selain itu, kurangi aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat terjadi. Jika terpaksa berkendara, nyalakan lampu dan kurangi kecepatan untuk menghindari kecelakaan.
Matikan peralatan elektronik yang tidak perlu untuk mencegah kerusakan akibat sambaran petir.
Prospek Cuaca Sepekan ke Depan
Kondisi cuaca basah di Palembang di prediksi masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan. BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi.
Periode 9-15 Januari 2026 menjadi masa kritis bagi wilayah Sumatera Selatan. Potensi hujan lebat di sertai kilat, petir, dan angin kencang tetap ada dalam sepekan ke depan.
Selain itu, dinamika atmosfer yang kompleks terus memengaruhi pola cuaca. Masyarakat harus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem.
Pantau terus informasi cuaca terbaru untuk mendapatkan update kondisi atmosfer terkini.
Peran Masyarakat dalam Mitigasi
Masyarakat Palembang memiliki peran penting dalam mitigasi bencana hidrometeorologi. Kesadaran dan kesiapsiagaan kolektif dapat mengurangi risiko korban dan kerugian material.
Jaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, terutama saluran air dan drainase. Sampah yang menyumbat dapat memperparah genangan saat hujan lebat.
Selain itu, laporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang sesegera mungkin. Respons cepat dari berbagai pihak dapat meminimalkan dampak bencana.
Gotong royong dan saling membantu antarwarga menjadi kunci menghadapi musim hujan dengan aman.
Informasi Cuaca untuk Nelayan
Kondisi cuaca juga perlu di perhatikan oleh para nelayan dan pengguna jasa pelayaran. Perairan timur Sumatera Selatan dapat mengalami peningkatan gelombang saat cuaca buruk.
BMKG mencatat kecepatan angin di beberapa perairan Indonesia berkisar 6-25 knot. Kondisi ini dapat memengaruhi keselamatan pelayaran terutama untuk kapal-kapal kecil.
Selain itu, nelayan di imbau untuk memantau kondisi cuaca sebelum melaut. Tunda aktivitas melaut jika prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan lebat dan angin kencang.
Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di perairan.
Kesimpulan Prakiraan Cuaca Palembang
Cuaca Palembang pada Minggu 11 Januari 2026 di prediksi basah sepanjang hari dengan potensi hujan disertai petir. Kondisi ini merupakan bagian dari puncak musim hujan yang melanda Sumatera Selatan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan langkah antisipasi. Pantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG secara berkala.
Selain itu, koordinasi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi musim hujan. Dengan kesiapsiagaan yang baik, dampak bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan.
Tetap waspada dan jaga keselamatan diri serta keluarga dalam beraktivitas hari ini.
